Harga Minyak dan Harga Diri SBY
Dalam perjalanan ke kantor pagi tadi, saya melihat tulisan di dinding pagar sebuah universitas yang lumayan bikin kesel. Tulisannya begini “SBY-JK T*I!” “TURUNKAN HARGA MINYAK”
Sigh, kok bisa ya kita menghina kepala negara seperti itu.
Masalah harga minyak dunia naik, bukan salahnya pak SBY. Ini masalah Supply dan Demand. Supply berkurang, demand tinggi.. ya jelas harga naik!
Kebijakan pak SBY menarik subsidi minyak semata-mata untuk mengamankan APBN kita. Kayanya kok berani banget ya, secara menjelang pemilu 2009 dia mengeluarkan kebijakan yang tidak populer seperti ini. Tapi dia seorang negarawan yang budiman. Dia mengambil tindakan yang bagi banyak orang adalah kebijakan yang kejam.. tapi sebenarnya dia ingin menyelamatkan bangsa. Dia tidak serta merta membuat kebijakan yang hanya mementingkan dirinya sendiri..
Coba kalau dipikirkan secara matang.. dengan harga minyak tinggi seperti sekarang ini, kita semua secara makro akan mengurangi konsumsi bahan bakar.. ini jelas terlihat dari banyaknya orang yang memiliki kendaraan bermotor sekarang jadi naik angkutan umum atau jadi bawa sepeda motor, karena lebih irit. So, kalau dibayangkan sebagian besar rakyat Indonesia jadi lebih hati-hati dalam menggunakan bahan bakar, (bayangin seandainya 100 juta penduduk Indonesia lebih irit dalam menggunakan bahan bakar, wuih jumlah besar tuh!), maka permintaan (demand) akan BBM pasti turun… dan in the long run harga akan lebih stabil.
Kedua, menghapuskan subsidi BBM in the long run akan menyehatkan perekonomian kita. Bayangkan 20% dari APBN kita untuk subsidi BBM, padahal siapa yang paling banyak mengkonsumsi BBM? orang miskin kah? jelas bukan!! Orang miskin tidak punya mobil, jadi selama ini pemerintah hanya nolongin orang-orang dari ekonomi kelas atas!
Masih ingat kasus MINYAK TANAH BERSUBSIDI yang diborong oleh Pabrik ROKOK!!! walhasil rakyat jelata harus ngantri minyak bermeter-meter… padahal udah jelas peruntukan minyak tanah bersubsidi untuk konsumsi rakyat kecil, bukan untuk PENGUSAHA!
Di negara kita yang pengawasan dan penegakan hukum masih abu-abu.. akan sulit menjalankan kebijakan seperti subsidi itu..
Oh well.. harga minyak naik, harga diri pak SBY direndahkan banyak orang, tapi di hati saya, dia seorang negawaran hebat. . yang berani ambil tindakan yang tidak menguntungkan posisinya, tapi menguntungkan rakyat! in the short run, memang rakyat akan bergejolak! belum lagi lawan lawan politiknya yang akan memprovokasi rakyat untuk protes! tapi in the long run, ekonomi kita akan lebih sehat!
Peace,
Mrs. Winn
nindity0 said,
June 21, 2008 at 9:03 pm
Kak, ralat dikit.. kayaknya bukan masalah supply dan demand. OPEC yang mengatakan tentang itu, katanya gak ada masalah dengan supply sehingga gak perlu menambah produksi.
Yang lainnya, setuju.